Warga Terdampak Dugaan Pencemaran Air dan Udara Lapor ke Polres Sukoharjo

Warga sekitar yang terkena dugaan pencemaran PT Rayon Utama Makmur telah melaporkan diri ke Polres Sukoharjo. Mereka meminta polisi mengusut dugaan pelanggaran Pasal 68, 69, 70, dan 73 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air.

Menurut warga sekitar, pipa limbah PT RUM di Sungai Gupit dan di perbatasan telah menyebabkan kerusakan dan pencemaran lingkungan. Sejak 2018 hingga sekarang, pemasangan pipa itu terbukti melanggar empat pasal pidana UU SDA,” kata Tomo, perwakilan warga terdampak, Rabu, 14 Juni 2022.

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

Dia mengatakan dampak kerusakan dan pencemaran lingkungan adalah mencemari aliran udara dan air. Warga yang terkena dampak pencemaran meminta Polres Sukoharjo untuk melakukan penyidikan dan penyidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi,” katanya.

Sebelum pencemaran, Rabu, 8 Juni 2022, warga yang terkena dugaan pencemaran PT Rayon Utama Makmur melayangkan somasi kepada Bupati Sukoharjo. Dia menyerukan agar segera dibongkar bangunan saluran air limbah PT RUM di Sungai Gupit dan di perbatasan.

Pembangunan gorong-gorong tersebut diyakini telah melanggar sejumlah peraturan daerah di Kabupaten Purworejo. Bahwa Pasal 64(4) huruf D menyatakan bahwa semua kegiatan dan konstruksi yang mengurangi bahaya dan kualitas sungai tidak diperbolehkan,” katanya.

Baca juga :
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas
Jasa Pbn

Meski diduga melanggar sejumlah peraturan daerah, pemerintah belum menindak PT RUM. Namun, hingga kini, pemerintah terus mengabaikan PT RUM atas dugaan pencemaran udara dengan bau busuk yang setiap hari dirasakan warga, serta pencemaran air,” ujarnya.

Selain dikirimkan ke Bupati Sukoharjo, tembusan juga disalin dan dikirimkan ke berbagai lembaga tinggi negara seperti Presiden, DPR RI, Menteri Dalam Negeri, Kementerian LHK, Kementerian PUPR, Komnas HAM, Ombudsman dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *