Gubernur Riau Marah Pekerja di PT PHR Tewas Lagi: Sudah Berkali-kali Diperingati

Kecelakaan di wilayah kerja Blok Rokan, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Kabupaten Rokan Hilir, Riau menewaskan tiga orang pekerja. Gubernur Riau Syamsuar kembali menyoroti kecelakaan kerja di wilayah kerja Blok Rokan yang menelan korban berturut-turut.

Ketiga pekerja meninggal dunia diketahui atas nama Hendri (54) bekerja sebagai PMCOW, Ade (37) bekerja sebagai Operator Dewatring dan Dedi (44), bekerja sebagai Operator Evaporator. Mereka merupakan pekerja PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI), subkontraktor PT PHR.

Gubernur Riau Syamsuar mengaku telah berulang kali memberi peringatan. Dia mengatakan sebuah kematian itu memang kuasa Tuhan, tetapi keselamatan dan kecelakaan kerja harus tetap diperhatikan.

Baca Juga :
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas
Jasa Pbn

“Sudah berkali-kali PHR diperingati. Jadi kalau tidak ada sesuatu yang salah, tidak akan mungkin terjadi korban kecelakaan kerja yang begitu banyak dan terus menerus,” kata Syamsuar kepada merdeka.com Minggu (26/2).

Syamsuar telah memberi peringatan kepada PT PHR pada pelaksanaan Bulan Bakti Keselamatan dan Kecelakaan Kerja di Dumai 12 Februari lalu. Dalam kesempatan itu, Syamsuar mengingatkan bahwa keselamatan kerja jadi prioritas.

Dikatakan dia, Pemerintah Provinsi Riau terus berupaya mendorong perusahaan untuk menerapkan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) guna menekan kasus kecelakaan kerja bagi pekerja.

“Untuk itu agar K3 bisa kita jaga dan laksanakan dengan baik. Sehingga tidak terjadi lagi kecelakaan kerja di masa yang akan datang,” kata Syamsuar.

“Bahkan pada peringatan hari Bulan Bakti K3 di Dumai saya tegaskan kembali bahwa keselamatan kerja yang paling penting. Utamakan menjadi perhatian pimpinan perusahaan,” imbuhnya.

Syamsuar menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarg korban. Dia memastikan tim tengah melakukan investigasi. Proses investigasi salah satunya dilakukan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Riau.

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

“Kami berbelasungkawa atas kejadian ini. Saat ini sedang dinvestigasi pengawas tenaga kerja Provinsi Riau,” kata mantan Bupati Siak 2 periode tersebut.

Publik Relagion & Legal Manager PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) Arum Tri Pusposari membenarkan CCTV tersebut. Dia menyebut, PPLI melakukan investigasi terkait kecelakaan kerja anggotanya.

“Berdasarkan pantauan cctv, memang tampak terlihat adanya upaya para pekerja ingin saling membantu rekan kerjanya tanpa memikirkan resiko yang terjadi,” ujar Arum kepada merdeka.com.

Arum mengatakan, PT PPLI akan mengevaluasi pekerjanya dengan standar yang benar dalam melaksanakan pekerjaan. Dia meminta pekerjanya agar mematahui SOP yang ditetapkan.

“Insiden tersebut menjadi bahan evaluasi serius di internal kami dan pembekalan berharga buat SDM kami untuk benar-benar mengikuti SOP yang telah ditentukan,” kata Arum.

Terkait adanya informasi ketiga pekerja itu keracunan hawa limbah di kontainer, Arum mengaku pihak perusahaan sedang mendalami dugaan tersebut. Tim sedang meneliti kandungan dalam cairan limbah itu.

“Investigasi juga mencakup hal tersebut. Kandungan dalam cairan akan diidentifikasi,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *