1,5 Bulan Keluar Penjara, Residivis di Buleleng Curi Uang Sesari Rp5 Juta dari Pura!

Polsek Tejakula menangkap dua pencuri kotak sesari di areal Pura Ponjok Batu, Banjar Dinas Alassari, Desa Pacung, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali. Seorang di antaranya residivis yang baru 1,5 bulan keluar penjara.

Kedua pelaku bernama Made Sudarma alias Tabis (27) dan Komang Sudiarta alias Kadek Ae (21). Mereka mengambil uang dengan cara merusak gembok kotak sesari pada Kamis 22 Desember 2022 sekitar pukul 09.15 Wita..

“Akibat kejadian tersebut pihak pura menyampaikan bahwa kerugian yang dialami sebesar Rp5 juta,” kata Kapolsek Tejakula AKP Gede Sudiana, Jumat (10/1).

Pencurian itu diketahui saat petugas akan mengambil uang dari kotak sesari. Yang tersisa hanya uang tunai Rp1.000.

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

Mereka langsung mengecek CCTV yang ada. Kedua pelaku terekam mengambil uang dalam kotak sesari dengan cara merusak gembok. “Atas kejadian tersebut pelapor kemudian melaporkannya ke Polsek Tejakula untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” imbuhnya.

Pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan melakukan olah TKP dan akhirnya mengidentifikasi para pelaku. Made Sudarma ditangkap di daerah Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Rabu (18/2) sekitar 11.00 Wita.

“Yang bersangkutan merupakan residivis baru keluar sekitar 1,5 bulan sebelum kejadian,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pelaku melakukan perbuatannya bersama dengan temannya yang bernama Komang Sudiarta. Dia langsung ditangkap di rumahnya di Banjar Dinas Kaja Kangin, Desa Kubutambahan, Buleleng.

Baca Juga :
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas
Jasa Pbn

Saat beraksi, pelaku Made Sudarma masuk melalui pintu samping pura lalu mengambil uang dari kotak sesari. Dia merusak gembok menggunakan tang besi.

Sementara Komang Sudiarta bertugas menunggu di atas sepeda motor di luar pura. Setelah Made Sudarma berhasil mengambil uang sesari, mereka kemudian meninggalkan lokasi kejadian.

“Hasil pengambilan sesari dipergunakan kedua pelaku untuk kebutuhan pokok sehari-hari, sehingga saat kedua pelaku diamankan uang sesarinya tersebut sudah habis,” ujarnya.

Kedua pelaku disangka telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud Pasal 365 ayat (1) butir 4 dan 5 KUHP. Mereka terancam hukuman 7 tahun penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *